SUSUNAN UPACARA

Ikut Upacara Bendera 17 Agustus

Hmm…17an kali ini, gw ikutan upacara. ‘Iseng’ aza ikut…setelah hmmm…berapa lama ya gw ga ikut upacara…well…kali ini nyempetin ikut…kebetulan lagi di Bandung.

Jam 7 pagi, gw dah siap…berpakaian batik, gw menuju lapangan SD gw dulu. Setelah sampai, gw liat masih dilakukan gladi resik. Paskibra sedang berlatih baris berbaris dan mengibarkan bendera. Duh….jadi inget puluhan tahun lalu, pas gw masih SD…gw sering ditunjuk jadi petugas upacara…sekarang gw yg jadi peserta. Duh, masa2 SD emang yahud. tongue

Gw ngumpul dg bapak2 +sesepuh lain. Hwalah..ada yg dah berusia 91 tahun. Hmmm…pasti beliau merasakan perbedaan saat dijajah dan setelah merdeka. Kagum gw.cool

Tak lama, ada pengumuman dari pihak sekolah bahwa upacara akan dimulai. Hwaladah…yg ngumumin ternyata guru SD gw, hihihi… tongue Kami segera berbaris…susunan pelaksanaan upacara bisa dilihat di gambar berikut:

Setelah berbaris, pasukan disiapkan pemimpin upacara. Kebetulan guru SD gw yg jadi pemimpin upacara. Siaappp grak…. Lencang kanaaannnn grak… Hwahahhaa…bener2 ngingetin masa SD. Di samping kanan gw, berbaris anak2 SD. Hawlah…gw dulu seimut dan sekecil mereka ya? Hihihih…lucu lihat anak2 SD, ada yg cengar cengir, ada yg toleh kiri kanan, ada yg nendang2 sepatu temennya. Duh…temen2 SD gw pada kemana ya?? devil big grin

Sesaat kemudian, upacara dimulai. Susunan upacaranya adalah sebagai berikut:
1. MC mempersilakan pemimpin upacara memasuki lapangan upacara
2. Pemimpin upacara masuk ke lapangan, lalu menyiapkan barisan
3. MC mempersilakan pembina upacara memasuki lapangan upacara
4. Pembina upacara (diiringi pembawa teks proklamasi) memasuki lapangan upacara
5. Pemimpin upacara memberikan aba2, hormat kepada pembina upacara
6. Pemimpin upacara lapor kepada pembina upacara bahwa upacara siap dilaksanakan
7. MC mempersilakan paskibra bertugas.
8. Paskibra beraksi, mengibarkan bendera merah putih. Dirigen dan paduan suara juga beraksi, bernyanyi “Indonesia Raya” mengiringi pengibaran bendera merah putih.
9. MC menyatakan acara mengheningkan cipta.
10. Pembina upacara mengajak peserta upacara untuk mengheningkan cipta. Dirigen dan paduan suara kembali beraksi, menyanyikan lagu. (gw lupa lagu apaan ya??)
11. MC memberitahukan pembacaan pembukaan UUD 1945 dan Pancasila.
12. Petugas pembacaan pembukaan UUD 1945 dan Pancasila beraksi.
13. MC memberitahukan pembacaan teks proklamasi oleh pembina upacara.
14. Pembina upacara membacakan teks proklamasi.
13. MC memberitahukan bahwa paduan suara hendak menyanyikan lagu2 wajib.
14. Pemimpin upacara mengistirahatkan peserta upacara.
15. Dirigen dan paduan suara beraksi lagi, menyanyikan lagu2 wajib. Lagu2 yg dinyanyikan: 17 Agustus, Berkibarlah Benderaku, dan Syukur.
15. MC memberitahukan pembacaan doa.
16. Pembacaan doa oleh petugas terkait.
17. MC memberitahukan upacara telah selesai, pemimpin upacara mesti lapor kepada pembina upacara.
18. Pemimpin upacara lapor kepada pembina upacara bahwa upacara telah selesai.
17. MC mempersilakan pembina upacara kembali ke tempat.
18. Pembina upacara turun dari panggung, kembali ke tempatnya.
19. MC memberitahukan upacara telah selesai, pemimpin upacara bisa membubarkan peserta.
20. Pemimpin upacara membubarkan peserta upacara.

Behhhhh…ternyata lumayan juga ikut upacara…hampir satu jam. En gw baru inget beberapa hal tentang upacara HUT RI:
1. Tidak ada pesan2 dari pembina upacara.
2. Adanya pembacaan teks proklamasi (ya iya lah…upacaranya HUT RI!!!hihihi..)

Hal lain yg berbeda dg upacara pas gw SD dulu:
1. Pembacaan Pancasila sekarang tidak diikuti peserta upacara. Pas gw SD, pembacaan teks Pancasila selalu diikuti peserta upacara…dan ini yg suka bikin heboh, karena anak2 pada saling dulu2an.
2. Hormat (pada pembina dan bendera) hanya dilakukan orang2 yg mengenakan topi. Waktu gw SD dulu, mau pake topi atau ga, semuanya mesti hormat. Sekarang ternyata udah ga…hmmm..beda ya?? tongue

Terlepas dari itu semua…ikut upacara ini ternyata berkesan buat gw:
1. Menghormati pahlawan. Well..gw ga terlibat perang untuk merebut kemerdekaan…jadi gw pikir dengan upacara gw bisa lebih appreciate terhadap pengorbanan yg dilakukan oleh para pahlawan bangsa.
2. Remind my childhood… OLD SCHOOL GETO

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: